PEMBELAJARAN ONLINE SAAT CORONA (HIKMAH POSITIF)
Oleh: Filailatut Tasrika, S.Pd.
Tahun 2020 merupakan tahun yang sangat bermakna bagi umat manusia di seluruh dunia. Tak tertinggal bangsa kita Indonesia. Allah telah menugaskan tentaranya " CORONA VIRUS" yang berukuran nano (sangat kecil dibawah micro), untuk menunjukkan kuasanya pada semua makhluk di dunia ini.
Pandeminya memporak porandakan tatanan sendi kehidupan yang tadinya normal menjadi semerawut dan membingungkan. Termasuk dalam dunia pendidikan, dari PAUD, TK, SD sampai Perguruan tinggi menjadikan pembelajaran online (Daring) sebagai pilihan dan alternatif belajar. Tidak ada tatap muka, tidak ada ujian tulis, tidak ada wisuda, semua dilakukan secara virtual di dunia maya.
Dampak corona sangat berbekas, dan akan selalu diingat oleh kita dan generasi selanjutnya sebagai i'tibar dan pembelajaran dalam kehidupan setelahnya. Ada dampak negatif, tentu ada juga dampak positif. Pelaksanaan kegiatan belajar yang biasanya tatap muka di sekolah berubah menjadi Pembelajaran Daring (dalam jaringan) yang memanfaatkan berbagai macam perangkat, meskipun ada pula yang melakukan secara manual dari rumah ke rumah. Dunia maya menjadi ramai dengan diklat dan seminar online, jaringan internet sibuk setiap detik.
Sangat terasa, bahwa profesi dokter dan guru, menjadi tombak kehidupan dunia pendidikan.Baru terasa betapa pentingnya kemampuan IT harus dimiliki oleh seorang guru, murid bahkan orang tua (ayah dan ibu). Dengan adanya corona, memaksa guru yang tadinya konvensional tanpa IT, mempelajari dengan cepat IT yang paling dasar untuk menunjang pembelajaran anak didiknya. Bagi yang sudah memiliki bekal IT dari awal, corona memaksanya untuk membuat inovasi pembelajaran yang menarik, bukan sekedar materi tertulis saja, tetapi di kemas secara apik dengan animasi animasi yang disukai anak didik.
Terimakasih Tuhan... segala sesuatu yang engkau turunkan di bumi ini tiada yang sia sia. Corona telah membuat manusia menjadi tergugah empatinya satu sama lain, Corona telah menumbuhkan rasa rindu anak didik kepada guru dan sebaliknya, Corona telah mambuat guru menjadi lebih kreatif, Corona telah membuat orang tua lebih dekat dengan anaknnya, corona telah menyadarkan mereka ternyata tidak gampang menjadi seorang guru yang mendidik murid muridnya, dan corona telah membuat bumi menjadi lebih fresh dan bersih dari sebelumnya.
Semoga badai CORONA VIRUS segera berlalu, dan menjadi normal kembali.
Salam Rindu teruntuk anak didikku
di
TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal 4 Lawang
Subhanalloh bunda.. Memang benar. Corona membawa hikmah yang sangat banyak bagi kita semua... Ya buu
BalasHapus